Hari ini hatiku senang…
Perasaanku begitu membuncah
Rasa rindu itu begitu dekatnya dalam hati ini
Rasanya inilah saat yang paling membahagiakan…
Aku tidak pernah tahu…
Apakah teman-teman di sekitarku…
Merasakan hal yang sama
Dan aku tidak peduli
Rasanya pencarianku selama ini
Menjadi terjawab sudah…
Lega sekali hati ini
Terasa lapang dan begitu sejuknya
Menyusuri setiap relung kebersahajaan
Menikmati segarnya gemericik air penghambaan
Dan kau tahu teman…
Lebih dari itu…
Jasadku berlari [...]
Archive for the ‘Diari’ Category
… orkestra hati sebuah penghambaan …
Posted in Diari on July 18, 2008 | 1 Comment »
Nymphaea dalam Kemahasiswaan ITB
Posted in Diari on July 18, 2008 | 1 Comment »
Satu hal yang menarik ketika saya berbicara atau mengungkapkan perasaan hati saya terhadap Nymphaea ini. Bahwa, Nymphaea bukanlah ‘kumpulan orang-orang apatis’ atau ‘orang-orang yang cukup acuh tak acuh’ terhadap kemahasiswaan di ITB. Setidaknya, hal ini terlihat dari kontribusi Nymphaea untuk senantiasa mengirimkan wakil-wakilnya (senator) setiap periode kepengurusan Kongres KM ITB. Bagaimanapun, hal ini tidak bisa [...]
susahnya jadi orang melankolis
Posted in Diari on July 5, 2008 | 6 Comments »
hmmm…
semenjak banyak komentar yang masuk ke blog saya. Maksudnya komentar tentang blog ini yang gak pernah di-update. Jadinya, saya mau bikin konferensi blog aja deh dengan judul “susahnya jadi orang melankolis”
Entah kenapa, kalau urusan nulis blog mungkin “rada riweuh” atau “rada ribet” buat Si Husna yang satu ini. Pengennya blog ini isinya adalah karya-karya (beuh… [...]
::kenapa harus peduli?????????????::
Posted in Diari on September 5, 2007 | 2 Comments »
Sebuah paparan mengenai PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN…
Apa yang akan disampaikan disini merupakan sebuah wacana, yang hanya akan menjadi wacana ketika pembaca tidak melakukan apapun untuk sebuah perubahan. Waktu yang setiap saat berjalan merupakan bagian dari perubahan. Ya, perubahan [...]
::selamat datang para pengembara hidup::
Posted in Diari on August 12, 2007 | 2 Comments »
Lorem ipsum sit amet…
Selamat datang…
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh…
Sebuah cara untuk mengasah pedang menjadi sebuah amal layaknya sebuah pohon yang akarnya menghujam ke dalam tanah, batangnya menjulang tinggi ke langit, buahnya memberikan manfaat bagi semesta alam, itulah salah satu mimpi dari seorang manusia yang papa di dunia ini, hanya mengharap belas kasihan dan rahmat dari Rabb-nya…