e t o s : 4 huruf yang mengubah hidup seseorang

Etos, sebuah kata singkat yang mempunyai makna mendalam. Etos berasal dari bahasa Yunani yang berarti adat dan kebiasaan. Menurut Jansen Sinamo, maka etos merupakan kunci dan fondasi keberhasilan suatu masyarakat atau bangsa diterima secara aklamasi. Selain itu, etos merupakan syarat utama bagi semua upaya peningkatan kualitas tenaga kerja atau SDM, baik pada level individual, organisasional, maupun sosial.

 

Pembangunan nasional suatu bangsa akan sukses berkesinambungan bila rakyatnya memiliki tiga hal secara seimbang, yaitu pengetahuan, kemampuan berorganisasi, dan etos kerja yang baik. Di atas ketiga fondasi inilah akan dihasilkan buah-buah material finansial. (Schumacher, E. F. 1987. Kecil Itu Indah. Jakarta. LP3ES)

            Etos perlu dibangun dari pilar-pilar asasi yang satu sama lainnya saling terkait satu sama lainnya. Kurangnya satu pilar pembangun etos dapat menyebabkan cacatnya etos ini. Pilar-pilar asasi tersebut diantaranya adalah

Kejelasan Hasrat Inti

Kejelasan hasrat yang dituangkan menjadi visi dan target yang bening bagaikan kristal merupakan syarat perlu bagi munculnya kerja keras. keras, keyakinan, dan fokus adalah tiga serangkai kunci menuju keberhasilan. Disini, kerja keras merupakan elemen pendukung yang berfungsi sebagai wahana aktualisasi diri bagi sang manusia pekerja. Potensi diri manusia berkembang melalui kerja keras dan proses aktualisasi diri.

 

Esensi Kerja

Kerja sebagai kehormatan, dan karenanya kita wajib menjaga kehormatan itu dengan menampilkan kinerja yang unggul (excellent performance). Kehormatan itu berakar pada kualitas dan keunggulan. Hal yang utama adalah keunggulan budi dan keunggulan karakter yang menghasilkan kerja dan kinerja yang unggul pula. Tentunya, keunggulan tersebut berasal dari buah ketekunan seorang manusia Mahakarya. Kemampuan menghayati pekerjaan menjadi sangat penting sebagai upaya menciptakan keunggulan. Intinya, bahwa saat kita melakukan suatu pekerjaan maka hakikatnya kita sedang melakukan suatu proses pelayanan. Menghayati pekerjaan sebagai pelayanan memerlukan kemampuan transendensi yang bersifat melampaui ruang gerak manusia yang kecil.

 

Kerja Profesional.

Kerja profesional adalah seperangkat perilaku kerja positif yang berakar pada kesadaran yang kental, keyakinan yang fundamental, disertai komitmen yang total pada paradigma kerja yang integral.

 

Tanggung Jawab

Tidak mungkin ada tanggung jawab tanpa konsep amanah (kepercayaan). Dengan kata lain, amanah mendahului tanggung jawab; tegasnya amanah melahirkan tanggung jawab.

 

Integritas Individu

Integritas disini berarti menunaikan amanah dan tanggung jawab kita hingga tuntas selesai. Dengan menunaikannya berarti kita telah bersikap jujur pada hati kita sendiri, dimana misi yang telah kita terima dan akui di hadapan para konstituen kita kemudian kita tunaikan dengan segenap hati, segenap pikiran, segenap tenaga kita. Keutuhan semua ini, yakni pengakuan mulut, perasaan, pikiran, dan tenaga kita, pada hakikatnya itulah yang disebut integritas. Integritas adalah komitmen, janji yang ditepati, untuk menunaikan tanggung jawab hingga selesai sampai tuntas, tidak pura-pura lupa pada tugas atau ingkar pada tanggung jawab. Dalam proses penerapannya, untuk membangun integritas diperlukan pengetahuan akan dan komitmen kuat pada nilai-nilai etika. Keduanya tidak terpisahkan sebagai prasyarat utama bagi kemampuan kita mengemban amanah. Hal ini didukung oleh adanya kompetensi teknis (keandalan/reliability) dan kompetensi etis (trustworthiness) yang dimiliki oleh pribadi.

 

 

 

Pengorbanan

Sebuah perubahan memang kerap kali membawa korban. Namun, pengorbanan untuk suatu idealisme adalah kebahagiaan, dan pengorbanan yang didorong oleh rasa cinta adalah sukacita.

 

Pada akhirnya, perlu ada proses integrasi nilai dalam proses pembangunan etos ini. Integrasi dengan pemahaman yang utuh dan keyakinan yang kokoh. Etos yang baik akan menghasilkan manusia yang baik pula. Bahwa setiap kebaikan mengarah pada sifat positif dan membangun yang melibatkan pendayagunaan potensi diri baik secara individual maupun massal. Dari kebaikan, maka keterpercayaan dibangun. Keterpercayaan adalah hal yang bisa dipercaya. Intinya adalah stamina moral sekaligus kompetensi bahwa kita bisa dipercaya. Keterpercayaan (trustworthiness) merupakan semua konotasi bekerja benar penuh tanggung jawab, menjaga dan memelihara, memperbaiki dan merawat, serta mengelola dan membina. Bangunan keterpercayaan ini yang akan menimbulkan dedikasi penuh, dimana kita sebagai individu mempunyai semangat yang selalu mendorong kita untuk berkomitmen sepenuh hati, sebulat pikiran, segenap jiwa, sekuat tenaga-dengan totalitas-pada  pada tujuan bangsa yang luhur dan berharga. Dilihat dari luar, maka kita akan tampak sebagai orang yang penuh loyalitas, kesetiaan, dan pengabdian. Setiap gerak yang dilakukan bersifat progresif, selalu ada aspirasi untuk naik, merambat, ekspansif, multiplikasi, ekskalasi, evolusi, ekstensi, perluasan, perlebaran, peninggian, pengembangan, pendewasaan, dan pemekaran.

            Kekuatan integrasi nilai ini akan menciptakan individu bangsa yang unggul secara prima-ultima-optima dalam setiap aspek kehidupannya. Keadaan ini juga akan menimbulkan kesadaran penuh yang dengan tulus dan rendah hati selalu siap melayani tugas-tugas besar bangsa yang menunggu.

REFERENSI

 

Sinamo, Jansen. Jakarta. 2005. Ethos! 8 Etos Kerja Profesional. Institut Mahrdika

Raka, I Gede. 2006. Pendidikan Untuk Membangun Karakter. FTI Institut Teknologi Bandung. Bandung.         

 

One response to “e t o s : 4 huruf yang mengubah hidup seseorang

  1. Baca kata-kata hasrat inti, jadi teringat sebuah kuliah dari Sostek ITB🙂

    Yang paling saya inget dari Pak Dosen kuliah itu adalah jawaban pertanyaan saya tentang bagaimana bertindak agar sesuai dengan hasrat inti: “Sebelum melakukan apapun, diam sejenak, pastikan dulu tujuanmu sampai jelas”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s