susahnya jadi orang melankolis

hmmm…

semenjak banyak komentar yang masuk ke blog saya. Maksudnya komentar tentang blog ini yang gak pernah di-update. Jadinya, saya mau bikin konferensi blog aja deh dengan judul “susahnya jadi orang melankolis”

Entah kenapa, kalau urusan nulis blog mungkin “rada riweuh” atau “rada ribet” buat Si Husna yang satu ini. Pengennya blog ini isinya adalah karya-karya (beuh… asa sok gaya pisan Si Husna teh). Ya, akhirnya blog ini gak pernah di-update juga kok gara-gara emang gak ada karya tulis baru yang bisa dihasilkan.

Oke, kembali ke urusan melankolis, bersyukur saya diberikan tipe kepribadian seperti ini. SEMUANYA KUDU BAGUS, TERENCANA, dengan BLA … BLA … BLA nya… Saya melihat ini sebagai suatu kelebihan bagi diri saya pribadi. Artinya saya rada bisa jual mahal. he2.🙂

ternyata kesempurnaan itu hanya milik SANG PENCIPTA, bukan manusia yang sering KHILAF dan MENGELUH

Ujung-ujungnya bagi saya pribadi yang mengklaim diri saya sebagai orang melankolis, maka ketika sedikit saja ada hal-hal di luar yang telah saya perkirakan, seringkali jadi buyar dan goyah… akhirnya saya butuh waktu sejenak untuk diam, berpikir, dan bangkit kembali.

Mudah-mudahan hal ini bukanlah suatu pembenaran bagi diri saya yang lemah. Beginilah efeknya, ketika blog yang saya pernah cita-citakan tidak berjalan sesuai rencana, jadinya males deh yang keluarnya… baru setelah banyak komentar mengenai blog yang gak pernah di-update saya jadi tergugah kembali untuk menulis. Yah, at least menulis mengenai klarifikasi atau bahasa gaul saya adalah konferensi blog.

Berdasarkan buku yang pernah saya baca mengenai tipe kepribadian yang empat ini, yaitu melankolis-koleris-plegmatis-sanguinis, ternyata yang paling tidak nyaman untuk terganggu adalah orang melankolis. Begitu ada hambatan, rasanya susah untuk maju. Satu hal yang kentara dari melankolis juga, yaitu orang ini gak suka dikritik langsung di depan umum. Dia lebih suka diingatkan face to face.

namun hal yang menarik dari SEORANG MELANKOLIS adalah ketika dia sudah BISA DIREBUT HATINYA, maka dia akan ‘MENGIKUTI’ sang PEREBUT HATINYA

Wihh, mungkin bahasany jadi terlalu naif, tapi begitulah kira-kira cara menghadapi orang melankolis. Ikuti dulu secara perlahan, lalu begitu sudah terebut, selanjutnya terserah anda…

Baiklah, dengan demikian melalui KONFERENSI BLOG, saya harap tulisan ini bisa memberikan klarifikasi terhadap para pecinta blog saya kenapa saya jarang meng-update blog ini. he2.🙂

Tentunya saran, masukan, dan kritik saya tunggu untuk menciptakan banyak mimpi dan makna dalam hidup ini

Hatur Nuhun

 

Husna Nugrahapraja, yang mencari LEGENDA PRIBADI-nya

 

9 responses to “susahnya jadi orang melankolis

  1. Ternyata kita sama-sama melankolis. Kalo saya melankolis-phlegmatis. Perfeksionis, tapi kompromistis. He he. Aneh juga, ya.

    Kalo dari sejarahnya, blog itu dibikin untuk merekam aktivitas browsing seseorang di Internet. Pas ada yang menarik, dibuat ulasannya, dan link-nya dimuat supaya orang lain bisa melihatnya juga.

    Kalo buat saya, blog itu dibuat untuk merekam semua hal yang menarik dalam hidup saya (mirip diari), tapi karena orang lain juga baca, makanya saya lebih suka ambil hikmahnya, siapa tahu bisa jadi pelajaran juga buat orang lain

    Keep on writing, ya!

  2. namun hal yang menarik dari SEORANG MELANKOLIS adalah ketika dia sudah BISA DIREBUT HATINYA, maka dia akan ‘MENGIKUTI’ sang PEREBUT HATINYA

    kata kata ini secara tak sadar telah saya praktekan, dan saya pun tak hendak mengkhianatinya..

  3. re : namun hal yang menarik dari SEORANG MELANKOLIS adalah ketika dia sudah BISA DIREBUT HATINYA, maka dia akan ‘MENGIKUTI’ sang PEREBUT HATINYA

    kalimatnya aneh… wakwaw sekali si aku yang sanguinis inimembacanya. jadi pengen jail. hahahha…. HIDUP SANGUINIS!!!!

    re : yang mencari LEGENDA PRIBADI-nya
    its my sentences… LEGENDA PRIBADI!

  4. well … ok…. i ‘ve found the reason yang membuat husna bertahan.

    “hal yang menarik dari SEORANG MELANKOLIS adalah ketika dia sudah BISA DIREBUT HATINYA, maka dia akan ‘MENGIKUTI’ sang PEREBUT HATINYA”

    setuju dan sepakat

  5. “hal yang menarik dari SEORANG MELANKOLIS adalah ketika dia sudah BISA DIREBUT HATINYA, maka dia akan ‘MENGIKUTI’ sang PEREBUT HATINYA”
    (lho koq buka kartu mas!!!)
    oohh… berarti ini juga satu hal yg menarik lagi dari org yg melankolis…
    Chayo!!!

  6. wah ternyata nemu temen yang melankolis juga ni. saya juga melankolis, tapi parahnya saya ini koleris-melankolis. di satu sisi bagian diri saya yang koleris suka kejar target suka kerja gila-gilaan tapi di satu sisi kalo target itu nggak tercapai sisi melankolis saya yang gampang frustasi langsung dech keluar, makanya kadang susah banget mengatur emosi…

  7. Bagi saya yang juga melankolis (mungkin karena kurang bersyukur) kendala yang paling saya rasakan adalah karena saya sangat sensitive. Mungkin saya mesti membuat skala 1-10, dan mengingat-ingat bahwa saya tidak boleh sakit hati jika skala belum mencapai 10.

  8. Hmm.. saya juga orang yang 100% melankolis, bagi saya yang sejak kecil memang sudah melankolis, menjadi melankolis itu susah juga karena lebih sering terjebak ke dalam perasaan yang dalam namun semua ada sisi positifnya juga, walaupun terkadang bagi saya sifat ini menyulitkan tapi saya tetap ingin bertahan di sifat ini..saya mensyukurinya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s